Pelayan Khusus Sebagai Role Model Pertumbuhan Iman Berdasarkan Relasi Trinitas dalam Pemikiran John Zizioulas
DOI:
https://doi.org/10.70420/theosebia.v3i1.155Kata Kunci:
Pelayan Khusus, Pertumbuhan Iman, Generasi Muda, Relasi Trinitas, John ZizioulasAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pelayan Khusus sebagai role model pertumbuhan iman generasi muda dalam terang relasi Trinitas menurut pemikiran John Zizioulas. Berangkat dari realitas bahwa banyak generasi muda gereja mengalami kejenuhan rohani dan penurunan keterlibatan dalam pelayanan, penelitian ini menegaskan bahwa keteladanan Pelayan Khusus menjadi faktor strategis dalam membangkitkan kembali gairah iman mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur teologis, observasi pelayanan, dan wawancara mendalam terhadap Pendeta, Penatua, Diaken, dan Guru Agama di jemaat GMIM Kalvari Talaitad Wilayah Tareran II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi Trinitas—sebagaimana digambarkan Zizioulas sebagai comunio kasih yang saling memberi diri secara bebas—menjadi model ideal bagi Pelayan Khusus dalam membangun relasi yang menyentuh dimensi spiritual, emosional, dan sosial generasi muda. Temuan lapangan memperlihatkan bahwa generasi muda lebih mudah terinspirasi oleh teladan hidup yang otentik ketimbang pengajaran verbal semata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gereja perlu memperkuat pembinaan spiritual Pelayan Khusus agar mereka tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi hadir sebagai ikon kasih Allah yang memancarkan pengaruh transformatif bagi generasi muda.
Unduhan
Referensi
BPMJ GMIM. (2021). “Tata Gereja 2021.” (Tomohon: BPMS GMIM).
-------,. (2021). “Bertumbuh dalam Kristus: Katekisasi untuk Pelayan Khusus.” (Tomohon. BPMJ GMIM).
Chan, S. (2021). “Spiritual Theology II.” (Yogyakarta: PBMR ANDI).
Dahlenburg, G.D. (2018). “Siapakah Pendeta Itu?” (Jakarta: BPK Gunung Mulia).
GP., H. (2021). “Teologi Pastoral: Pastoral Sebagai Strategi Penggembalaan Untuk Menuju Gereja Yang Sehat dan Bertumbuh.” (Yogyakarta: PBMR Andi).
Gultom, J. M. P., Novalina, M., dan Prasetya, D. S. B. (2022). “Kepemimpinan Pelayan Dalam Membangun Lifestyle Spiritual Generasi Digital.” EPIGRAPHE: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kristiani. Vol. 6. No. 1, hh. 33-50.
Guthrie, D., et al. (2010). “Tafsiran Alkitab Masa Kini 3: Matius-Wahyu.” (Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF).
Hurt, R. (2007). “Mengalahkan Diri Sendiri Menang Atas Godaan.” (Yogyakarta: ANDI).
Kusuma, Y. Y. (2021) “Analisis Kesiapan Guru Kelas dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Tematik di Masa Pandemi Covid-19 di SD Pahlawan.” Jurnal Pendidikan Dan Konseling. Vol. 3. No. 2, hh. 50-55.
Lan, Y. F. (2014). “Allah Trinitaris Dalam Refleksi John Zizioulas.” Diskursus-Jurnal Filsafat Dan Teologi Stf Driyarkara. Vol. 13. No. 2, hh. 222-241.
Lawrence, B. (2004). “Gembalakanlah Dengan Hati.” (Yogyakarta: ANDI).
Mawikere, M. C. S., dan Hura, S. (2024). “Anugerah Sebagai Landasan Utama dalam Teologi Formasi Spiritualitas Kristen di Era Tantangan Kontemporer.” DA'AT: Jurnal Teologi Kristen. Vol. 5. No. 1, hh. 1-25.
Mawuntu, D. P. dan Tamaweol, R. D. (2024). “Kajian dogmatis tentang konsep social Trinity Leonardo Boff dan relevansinya bagi jemaat.” Educatio Christi. Vol. 5. No. 2, hh. 166-176.
Pagiling, R., et al. (2025). “Pemahaman Trinitas Dalam Teologi Dan Implikasinya Bagi Iman Kristen.” HUMANITIS: Jurnal Homaniora, Sosial dan Bisnis. Vol. 3. No. 6, hh. 1479-1488.
Rukin. (2019). “Metodologi penelitian kualitatif.” (Bura’ne: Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia).
Saputro, N. (2021). “Kajian Teologis tentang Doktrin Trinitas dalam Perspektif Teologi Reformed dan Implikasinya bagi Iman Kristen.” GENEVA: Jurnal Teologi dan Misi. Vol. 11. No. 2, hh. 96-103.
Tabuni, D., dan Selan, O. A. (2024). “Peran Gembala Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Jemaat di Gereja Kemah Injil Indonesia Jemaat Yalengga.” Journal of Knowledge and Collaboration. Vol. 1. No. 7, hh. 304-310.
Zizioulas, J. D. (1985). “Being as Communion: Studies in Personhood and the Church.” (Crestwood, NY: St. Vladimir’s Seminary Press)
-------,. (2006). “Communion and Otherness: Further Studies in Personhood and the Church.” Ed. Paul McPartlan. (New York: T&T Clark International).
-------,. (2011). “The Eucharistic Community and The World.” ed. Luke Ben Tallon (NewYork: T&T Clark International).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Flowren Meisye Soputan, Vanny Suoth, I Ketut Suwetja (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







