MENGHADAPI DAMPAK PUPUK DAN PESTISIDA: Kepemimpinan Pastoral dalam Mendorong Pertanian Ramah Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.70420/theosebia.v2i1.84Kata Kunci:
Kepemimpinan Pastoral, Eco-pastoral, Pertanian Ramah Lingkungan, Ekologi, Konservasi CiptaanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan pastoral dalam mendorong praktik pertanian ramah lingkungan di tengah tantangan ekologis akibat penggunaan pupuk dan pestisida kimia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, melibatkan wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap pemimpin pastoral dan petani di Sumompo Kapleng, Manado. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin pastoral memiliki pengaruh yang signifikan dalam membentuk kesadaran ekologis jemaat melalui integrasi ajaran iman, etika lingkungan, dan praktik langsung. Konsep eko-pastoral, yang menggabungkan nilai-nilai teologi pastoral dan prinsip ekologi, menjadi pendekatan efektif dalam membangun spiritualitas yang peduli terhadap kelestarian ciptaan. Dalam konteks ini, pemimpin pastoral bertindak sebagai fasilitator perubahan, memotivasi petani untuk beralih ke praktik pertanian berkelanjutan, seperti penggunaan pupuk organik dan teknik konservasi. Penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan, pendidikan, serta kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pastoral dalam menjawab isu-isu lingkungan secara kontekstual dan transformatif. Dengan demikian, pendekatan eko-pastoral dapat menjadi model strategis dalam upaya konservasi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat berbasis spiritualitas.
Unduhan
Referensi
Aplikasi Resmi Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Kelima (Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia).
Badan Pusat Statistik. (2022), “Statistik Pertanian Indonesia 2022.” Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Buch, K. (2023). “Impact of agrochemicals on beneficial microorganisms and human health.” International Journal of Environment and Climate Change, 13(10), 1135–1145.
Cahng, W. (2001). “Moral lingkungan hidup.” Yogyakarta: Kanisius.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). “Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.).” Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
.
Crosson, P. (1993). “Sustainable agriculture: A global perspective.” Choices, 8(2).
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (Eds.). (2011). “The SAGE handbook of qualitative research (4th ed.).” Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Deshmukh, M. S, et al. (2023). “Synthetic Agricultural Inputs and Its Impact on Foodgrains and Human Health.” Research Square.
Falo, M. (2016). “Peran kepemimpinan ketua kelompok tani Oel’nasi di Desa Sallu Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara.” Agrimor, 1(3), 49.
Felix, B., & Teresiaderung. (2023). “Gereja menurut Paus Fransiskus tempat berbagi cinta kasih bersama sesama yang dijumpainya.” Jurnal Bahasa Indonesia, 1(2), 16–21
Flick, U. (2018). “An Introduction to Qualitative Research.” (5th ed.) London: SAGE Publications.
Graham, Billy. (1998). “The Secret of Happiness.” Thomas Nelson
Hybels, B. (2002). “Courageous leadership.” Grand Rapids, MI: Zondervan.
Keraf, S. (2014). “Filsafat lingkungan hidup: Alam sebagai sebuah sistem kehidupan.” Yogyakarta: Kanisius.
Komarudin, N. Amri, et al. (2022). “Edukasi pertanian ramah lingkungan di Desa Pungka, Kabupaten Sumbawa.” Jurnal Abdimas Madani dan Lestari, 4(2), 113.
Lalowong, C. L., Purba, B. C., & Kelana, B. (2023). “Dinamika kepemimpinan pastoral dalam konteks manajemen gereja modern.” JUITAK: Jurnal Ilmiah Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(4), 40–53.
Legarth, P. V., & Wright, N. T. (2011). “Simply Jesus: A new vision of who he was, what he did, and why he matters.” HarperOne.
Lisdayani, & Sari, P. M. (2024). “Pertanian Organik.” Bandung: Widina Media Utama.
Litvinova, O., et al. (2023). “Fertilizers and pesticides impact on surface-active substances accumulation in the dark gray podzolic soils.” Journal of Ecological Engineering, 24(7), 119–127
Marsianus, F., et al. (2023). “Environmental stewardship crisis in eco-pastoral studies.” The International Journal of Education, Theology, and Humanities, 2(2), 24–32.
Mardwita, et al. (2019). “Pembuatan kompos dari sampah organik menjadi pupuk cair dan pupuk padat menggunakan komposter.” Suluh Abdi, 1(2), 80–83.
Murdiyanto, E. (2020). “Metode penelitian kualitatif (Sistematika penelitian kualitatif).” Bandung: Rosda Karya.
Namah, C. N., & Abineno, J. C. (2024). “Peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat melalui manajemen pemanfaatan teknologi pertanian ramah lingkungan.” Jurnal Administrasi Terapan, 3(1), 36–45.
NWILE, C. B. (2022). “Utilization of community leadership engagement strategies toward promotion of sustainable agriculture among rural women in Rivers State.” Journal of Political Science and Leadership Research, 8(2), 17–27.
Raintung, Agnes B. J, (2014). “Peran pastoral konseling dalam meningkatkan kesadaran dampak penggunaan pupuk dan pestisida di jemaat GMIM Haleluya Kayuuwi.” Jurnal Tumou Tou, 1(2), 17–35.
Raintung, A. B. J., & Raintung, C. T. (2020). “Teologi pastoral dalam keunikan konteks Indonesia.” Poimen: Jurnal Pastoral Konseling, 1(1), 27–39.
Raman, S. (2024). “Agricultural sustainability: Principles, processes, and prospects.” Boca Raton: CRC Press.
Rosadi, A. P., Lamusu, D., & Samaduri, L. (2019). “Pengaruh pemberian pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan jagung Bisi 2 pada dosis yang berbeda.” Babasal Agrocyc Journal, 1(1), 7–13.
Situmorang, M., et al. (2023). “Environmental stewardship crisis in eco-pastoral studies.” The International Journal of Education, Theology, and Humanities, 2(2), 24–32.
Soemarwoto, O. (1997). “Ekologi lingkungan hidup dan pembangunan.” Jakarta: Djambatan.
Sunarti, H. J., & Endriani. (2013). “Introduksi teknologi pertanian ramah lingkungan berbasis reuse, reduce dan recycle (3R) dalam meningkatkan pendapatan petani.” Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 55(1), 41.
Van der Werf, H. M. G. (1996). “Assessing the impact of pesticides on the environment.” Agriculture, Ecosystems & Environment, 60(2–3), 81–96.
Zamani, G. H., & Karami, E. (2006). “Rural leadership and sustainable agriculture: Criteria for recruiting leaders.” Journal of Food, Agriculture and Environment, 4(3), 228.
Zhou, W., Li, M., & Achal, V. (2024). “A comprehensive review on environmental and human health impacts of chemical pesticide usage.” Emerging Contaminants, 11(1), 1–13.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Agnes Beatrix Jackline Raintung, Nadajasia Rosseto Tamalonggehe, Rhea Salsa Natalia Susmantoyo, Rut Metti Sensanen, Meximan Tatinting (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







