Dinamika Iman dan Identitas Kristen pada Remaja: Tantangan dan Peluang di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.70420/theosebia.v2i2.122Kata Kunci:
Era digital, Remaja, Dinamika Iman, Identitas KristenAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika spiritualitas remaja Kristen di era digital, dengan menyoroti bagaimana teknologi informasi mempengaruhi pemahaman iman, praktik keagamaan, serta pembentukan identitas Kristen. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi bagi gereja, pendidik Kristen, dan keluarga dalam merancang strategi pendampingan rohani yang relevan dengan konteks budaya digital. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode kajian kepustakaan, melalui analaisis literatur dari berbagai sumber akademik dan media daring yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa era digital memberikan akses yang luas terhadap sumber-sumber iman dan membentuk ruang baru bagi ekspresi spiritual remaja, namun juga menghadirkan tantangan serius seperti disorientasi nilai, ketergantngan digital, dan krisis identitas iman. Kesimpulannya, pembinaan iman remaja Kristen di era digital perlu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pendukung, sekaligus menanamkan nilai rohani yang kokoh, agar mereka tetap teguh dalam identitas dan panggilan iman di tengah arus perubahan zaman.
Unduhan
Referensi
Augustiana, L. W. (2024). “Spiritualitas Kristen: Sebuah Perspektif Alkitabiah yang Ineran.” Jurnal Penabiblos. Vol. 15. No. 2. hh. 62-82.
Basir, A., Tjanmadi, M. P. et al. (2022). “NON MULTA SED MULTUM (Bukan Jumlah Tetapi Mutu).” (Yogyakarta: Penerbit Andi).
Boiliu, E. R., Boiliu, F. M., dan Sianipar R. (2024). “Dampak Revolusi Industri 4.0 Terhadap Iman-Moral Remaja dan Pemuda Masa Kini: Pentingnya Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Teologi Berita Hidup. Vol. 6. No. 2, hh. 580-595.
Boiliu, F. M. (2020). “Peran Pendidikan Agama Kristen di Era Digital Sebagai Upaya Mengatasi Penggunaan Gadget yang Berlebihan pada Anak dalam Keluarga di Era Disrupsi 4.0.” REAL DIDACHE: Journal of Christian Education. Vol. 1. No. 1, hh. 25-38.
Fatoni, Z. et al. (2021). “Remaja Dan Perilaku Berisiko Di Era Digital: Penguatan Peran Keluarga.” (Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia).
Febri, H., et al. (2024). “Strategi Efektif Memperkuat Hubungan Remaja Kristen dengan Tuhan Melalui Media Sosial di Era Digital.” Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi. Vol. 2. No. 3, hh. 129-141.
Febri, H. (2024). “Peran Gembala dalam Membentuk Karakter Spiritualitas Remaja Kristen.” Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik. Vol. 2. No. 3, hh. 17-34.
Fowler, C. W. (1981). “Density Dependence as Related to Life History Strategy.” Ecology. Vol. 62. No. 3 (1981), hh. 602-610.
Koehuan, N. A. dan Priyatna N. (2024). “Tantangan Pendidikan Kristen dalam Membantu Para Remaja Kristen Menghadapi Krisis Identitas di Era Digital.” Jurnal Silih Asah. Vol. 1. No. 2, hh. 208-222.
Legi, H., dan Wamo A. (2023). “Merdeka Mengajar Di Era Digital.” PEDAGOG Jurnal Ilmiah. Vol. 1. No. 1, hh. 16-20.
Masusu, A. et al. (2024). “1 Timotius 4:12 Sebagai Dasar Mempertahankan Iman di Era Media Sosial: Tantangan dan Peluang Pendidikan Agama Kristen.” Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia. Vol. 3. No. 4, hh. 147-156.
Nababan, S., et al. (2023). “Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Teknologi Bagi Remaja di Era Digital.” Harati: Jurnal Pendidikan Kristen. Vol. 3. No. 2, hh. 205–217.
Nurichsan, R. et al. (2024). “FIKIH Kesehatan Remaja di Era Disrupsi.” (TATA AKBAR).
Pramiarsih, E. E. (2024). “Perilaku Konsumen Di Era Digital.” (Yogyakarta: Deepublish).
Sumakul, N. M. et al. (2023). “Membangun Generasi Y dan Z Sebagai Pemimpin Muda Kristen di Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.” (Surabaya: Scopindo Media Pustaka).
Telaumbanua, D., Haryani, T., dan Sumiwi., A. R. E. (2022) “Aplikasi Makna Pergaulan Menurut 1 Korintus 15: 33-34 Bagi Pemuda Kristen Masa Kini.” Teokristi: Jurnal Teologi Kontekstual dan Pelayanan Kristiani. Vol. 2. No. 1, hh. 79-91.
Waruwu, E. W. dan Lawalata M. (2023). “Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Membangun Kesadaran Spiritual bagi Generasi Milenial dan Generasi Z di Era 5.0.” EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership. Vol. 4. No. 2, hh. 144-155.
Waruwu, M. (2023). “Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method).” Jurnal Pendidikan Tambusai. Vol. 7. No. 1, hh. 2896-2910.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Dominggus Alli, Jerianda Umbu De Haan (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







