Martabat Perempuan: Refleksi Amsal 31:10-31 dalam Bingkai Kesetaraan Gender
DOI:
https://doi.org/10.70420/theosebia.v2i1.109Kata Kunci:
Amsal 31:10-31, Martabat Perempuan, Kesetaraan Gender, Refleksi Teologis, Eksegesis AlkitabiahAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji martabat perempuan berdasarkan Amsal 31:10–31 dalam bingkai kesetaraan gender dan untuk memberikan kontribusi teologis dalam menanggapi isu diskriminasi gender yang masih aktual. Penelitian ini bermanfaat untuk memperkuat pemahaman gereja dan masyarakat Kristen bahwa perempuan memiliki posisi yang setara dan bermartabat dalam perspektif Alkitabiah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode hermeneutika, melalui eksegesis terhadap kata-kata kunci dalam teks Ibrani Amsal 31:10–31, serta studi kepustakaan untuk memperkaya analisis kontekstual. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perempuan dalam Amsal 31 dipandang sebagai sosok mandiri secara ekonomi, memiliki otoritas dalam pengelolaan rumah tangga, dan layak menerima penghargaan atas karya dan ketakwaannya, bukan semata-mata karena atribut fisiknya. Teks ini memberikan afirmasi terhadap keunggulan perempuan dan menegaskan kesetaraan gender dalam kerangka iman Kristen. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya perubahan paradigma di gereja dan masyarakat untuk mengakui dan menghargai peran perempuan sesuai nilai-nilai Alkitabiah, dengan membangun ruang partisipasi aktif yang setara bagi perempuan dalam berbagai bidang kehidupan.
Unduhan
Referensi
Aqiqoh, S. U. (2014). Praktik-praktik diskriminasi terhadap penghayat kepercayaan Tuhan Yang Maha Esa (Studi kasus sunat pada kepercayaan Madrais). Jakarta: Repositori UIN Syarif Hidayatullah.
Angkouw, G. M., & Novalina, M. (2022). Identitas wanita dalam Amsal 31:10–31: Sebuah pendekatan sejarah sosial Alkitab. Magnum Opus: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen, 3(2), 81–92.
Dilang, M., & Hermanto, Y. P. (2022). Pemenuhan kesejahteraan psikologis wanita dengan peran ganda berdasarkan Amsal 31:10–31. Apostolos: Journal of Theology and Christian Education, 2(2), 118–128.
Ikhtlsar. (2017). Pengantar Kitab Amsal. Jakarta: NAFIRI Discipleship Church. Retrieved from https://www.ndcministry.org/inspire/12md/pengantar-kitab-amsal
Kristian Zega, Y. (2021). Perspektif Alkitab tentang kesetaraan gender dan implikasinya bagi pendidikan agama Kristen. Didache: Journal of Christian Education, 2(2), 160–174.
Kriswanto, A., & Sianturi, J. (2023). Pujian yang membebaskan atau membelenggu? Hermeneutik feminis terhadap Amsal 31:10–31. Immanuel: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 4(1), 165–179.
Lembaga Alkitab Indonesia. (2015). Alkitab edisi studi. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia.
---------. (2016). Alkitab penuntun hidup berkelimpahan—Seri Life Application Study Bible. Malang: Gandum Mas.
Mamahit, L. (2013). Hak dan kewajiban suami isteri akibat perkawinan campuran ditinjau dari hukum positif Indonesia. Lex Privatum, 1(1), 12–25.
New World Encyclopedia. (n.d.). Book of Proverbs. Retrieved from https://www.newworldencyclopedia.org/entry/Book_of_Proverbs
Pakiding, D. S. (2019). Peran perempuan (ibu) dalam mendidik anak. Institut Agama Kristen Negeri Toraja.
Prianto, R., Yuswanto, H., & Tampubolon, Y. H. (2022). Takut akan Tuhan: Sebagai dasar pertumbuhan spiritualitas remaja Kristen. Te Deum: Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan, 12(1), 49–66.
Rumiyati. (2017). Makna isteri yang cakap menurut Kitab Amsal 31:10–31. Journal Kerusso, 2(2), 31–37.
Satriawan, V. D. E., & Kristiyanto, N. (2022). Potret istri yang cakap: Studi komparasi antara gambaran istri dalam Amsal 31:10–31 dengan gambaran perempuan (istri) Jawa. Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 7(2), 509–530.
Simanjuk, A., et al. (Trans.). (1991). Tafsiran Alkitab Masa Kini 2: Ayub–Maleakhi. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Sin, S. K. (2018). Pendekatan topikal dalam menafsirkan Kitab Amsal. Sola Gratia: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika, 6(1), 1–27.
Sitiombor, S. H., & Rachmawati, E. (Eds.). (2023). Diskriminasi dan kekerasan menjerat perempuan. Jakarta: Humaniora Kompas.id. Retrieved from https://www.kompas.id/baca/humaniora/2023/07/26/diskriminasi-dan-kekerasan-masih-menjerat-perempuan-indonesia
Studi Analisis, M. N. B. M. M. (2010). Wanita dalam agama Kristen Protestan (Studi analisis tentang kedudukan dan peran wanita). Riau: Repositori Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim.
Tanuwidjaja, S., & Udau, S. (2020). Iman Kristen dan kebudayaan. Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia, 1(1), 1–14.
Tuela, A. I. (2014). Perempuan gambar Allah. Jurnal Tumou Tou, 60, 31–45.
Wospakrik, M. M. (2013). Gender dalam perspektif agama Kristen. Dinamis, 2(12), 20–23.
Yayan, M. P. (n.d.). Persahabatan menurut Kitab Amsal. Retrieved from https://osf.io/6cr32/download/?format=pdf
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Daniel Rosi Bangun , Frans Radot Haryanto Manik Manik (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







