Menemukan Makna di Balik Kejenuhan: Pastoral Konseling dan Tujuan Hidup di Lingkungan Kerja
DOI:
https://doi.org/10.70420/theosebia.v2i2.79Kata Kunci:
Konseling Pastoral, Kejenuhan Kerja, Bimbingan Spiritual, Makna Hidup dalam PekerjaanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konseling pastoral dalam mengatasi kejenuhan kerja dan menolong pekerja menemukan kembali makna serta tujuan hidup di tengah tekanan pekerjaan. Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena meningkatnya kejenuhan kerja yang ditandai oleh kelelahan emosional, fisik, dan mental akibat beban kerja berlebihan, stres finansial, serta lingkungan kerja yang kurang mendukung. Penelitian ini diharapkan memberi manfaat teoritis bagi pengembangan teologi pastoral sekaligus manfaat praktis bagi gereja dan pelayan khusus dalam merancang pelayanan konseling yang relevan dengan kebutuhan pekerja masa kini. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara daring terhadap pekerja di Sulawesi Utara serta studi pustaka dari literatur ilmiah dan teks Alkitab. Analisis dilakukan secara tematik dengan triangulasi sumber untuk menjaga validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling pastoral berperan menopang pekerja secara spiritual dan emosional, membimbing mereka dalam merefleksikan pengalaman hidup, serta meningkatkan kesadaran akan panggilan iman dalam pekerjaan. Temuan lapangan menegaskan bahwa pekerja yang mengalami kejenuhan dapat dipulihkan melalui bimbingan pastoral dengan cara melihat pekerjaan sebagai panggilan pelayanan, bukan sekadar tuntutan ekonomi. Kesimpulannya, konseling pastoral merupakan strategi integral yang mampu membantu pekerja mengelola kejenuhan kerja, menemukan kembali tujuan hidup yang bermakna, serta membangun ketahanan spiritual dan emosional dalam menghadapi dinamika dunia kerja modern.
Unduhan
Referensi
Akbarsyah, M. R., et al. (2023). “Pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja dan Kepercayaan Diri dan Budaya Perusahaan Terhadap Peningkatan Kinerja Karyawan.” BULLET: Jurnal Multidisiplin Ilmu. Vol. 2 No. 2, hh. 397-402.
Almaududi, S. (2019). “Pengaruh Kejenuhan Kerja (Burnout) Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Operator di PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengendalian Pembangkit Jambi Unit Layanan Pusat Listrik Payo Selincah.” Ekonomis: Journal of Economics and Business. Vol. 3. No. 2, hh. 193-201.
Assa, A. F. (2022). “Dampak Beban Kerja dan Lingkunhan Kerja Terhadap Burnout Syndrome Pada Karyawan PT. Sinergi Integra Services.” Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi. Vol. 6. No. 3, hh. 436-451.
Bambang, R., et al. (2021). “Pengaruh Beban Kerja dan Kejenuhan Kerja (Bounout) Terhadap Motivasi Kerja Guru di Yayasan Pendidikan Cendana.” Jurnal Manajemen Pendidikan. Vol. 9. No 2, hh. 162-172.
Brek, Y. (2022). “Budaya Masamper Strategi Konseling Pastoral dalam Misi Pendidikan Kristiani di Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud.” Jawa Tengah: Pena Persada.
Brek, Y. (2023). “Konseling Pastoral Teori dan Penerapannya.” Jawa Tengah: Pena Persada.
Fitriani, Y., et al. (2021). “Pengaruh Masa Kerja dan Gaji Terhadap Semagat Kerja Karyawan Pada PT. Matahari OPI Mall Palembang.” Jurnal Media Wahana Ekonomika. Vol. 18. No.3, hh. 402-411.
Herlina, E., & Lestari, M. N. (2021). “Pengaruh Kejenuhan Kerja dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Pegawai (Suatu Studi Pada Pegawai Bagian Instalasi Gizi RSUD Kab. Ciamis).” Business Management and Entrepreneurship Journal. Vol. 2 No. 4, hh.141-153.
Khasanah, U., & Saputra, A. (2023). “Pengaruh Beban Kerja dan Kejenuhan Kerja Terhadap Kinerja Perawat RSUD Kota Bandung.” Jurnal Keperawatan BSI. Vol. 11. No. 1, hh. 58-66.
Pajow, C., et al. (2020). “Hubungan Antara Beban Kerja, Masa Kerja dan Kejenuhan Kerja dengan Stres Kerja pada Tenaga Kerja Area Opening Sheller PT. Sasa Inti Kecematan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan.” Jurnal KESMAS. Vol. 9 No. 7, hh. 28-36.
Patras, J. C., et al. (2024). “Analisis Faktor Penyebab Kejenuhan Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Pada Kantor Secretariat DPRD Kabupaten Halmahera Utara.” Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi. Vol. 12. No.3, hh. 613-623.
Patton, J. (2005). “Pastoral Care: An Essential Guide.” Nashville: Abingdon Press.
Rudyanto, B., et al. (2021). “Pengaruh Beban Kerja dan Kejenuhan Kerja (Bounout) Terhadap Motivasi Kerja Guru di Yayasan Pendidikan Cendana.” Jurnal Manajemen Pendidikan. Vol. 9. No 2, hh. 162-172.
Sudaryanti, C., dan Maulida, Z. (2022). “Faktor-Faktor Penyebab Stress Kerja Perawat dalam Merawat Pasien Covid-19.” Adi Husada Nursing Journal. Vol. 7 No. 2, hh. 57-63.
Sugiyono. (2015). “Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.” Bandung: Alfabeta.
Suhersih, E., dan Prahiawan, W. (2025). “Pengaruh Beban Kerja dan Kejenuhan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Modern Industrial Estate.” Jurnal Manajemen dan Bisnis. Vol 7. No. 1, hh. 17-27.
Tu’u, T. (2007). “Dasar-dasar Konseling Pastoral Panduan Bagi Pelayanan Konseling Gereja.” Yogjakarta: Andi.
Wardati, N. A. (2018). “Pengaruh Beban Kerja Terhadap Turnover Intention Dimediasi Oleh Kejenuhan Kerja (Burnout) Sebagai Variabel Intervening Pada PT. Pulau Baru Group Banjarmasi.” Jurnal Sains Manajemen Dan Kewirusahaan. Vol. 2. No. 2, hh. 117-126.
Waturandang, M., dan Ruata, S. N. C. (2021). “Pastoral Konseling Kerja Pada HRD Manager Yang Mengalami Stres Kerja.” Poimen: Jurnal Pastoral Konseling. Vol. 2. No 1, hh. 35-48.
Widyaningrum, D. A., et al. (2023). “Pengaruh Keseimbangan Kerja-Kehidupan Pribadi dan Stres Kerja pada Kecenderungan Pindah Kerja Dimoderasi Kejenuhan Kerja.” Jurnal Ekonomi & Bisnis. Vol. 4. No. 2, hh. 59-70.
Wiryasaputra, T. S. (2019) “Konseling Pastoral di Era Milenial.” Yogyakarta: Seven Books.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nency Aprilia Heydemans, Deissy Nani, Pramesti Ardita Katiandagho, Incha Lahimade Kasalang (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







