Teologi Feminisme sebagai upaya untuk memerdekakan tentang reprsesi stigma berpakaian wanita di jemaat GMIM Mawumalondo Madidir

Authors

  • Carolina Frisca Hendrik Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon Author
  • Dhelia Anggrheni Lombo Fakultas Teologi Universitas Kristen Indonesia Tomohon Author

DOI:

https://doi.org/10.70420/pasolo.v3i2.299

Keywords:

Teologi, Feminisme, Etika Berpakaian, Perempuan, Tubuh

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teologi feminisme dalam etika berpakaian perempuan melalui pemikiran Iris Marion Young. Berangkat dari realitas bahwa etika berpakaian perempuan sering kali dibentuk oleh norma-norma patriarkal yang menempatkan tubuh perempuan sebagai objek pengawasan dan kontrol sosial, penelitian ini berupaya menganalisis bagaimana perspektif feminisme dapat memberikan pemahaman yang lebih adil terhadap kebebasan, martabat, dan identitas perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan wawancara di lapangan. Data diperoleh dari karya-karya Iris Marion Young, literatur teologi feminisme, serta berbagai sumber ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan metode deskriptif-analitis untuk menginterpretasikan konsep-konsep Young mengenai tubuh, pengalaman hidup (lived body), dan penindasan struktural dalam kaitannya dengan etika berpakaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Iris Marion Young, tubuh perempuan tidak seharusnya dipahami sebagai objek yang tunduk pada standar sosial yang diskriminatif, melainkan sebagai subjek yang memiliki kebebasan, agensi, dan martabat.

References

Abineno J.L.CH, Sekitar Etika dan Soal Etis (Jakarta: BPK Gunung Mulia,1994)

A. Nunuk Prasetyo Murniati, Gerakan Anti-Kekerasan Terhadap perempuan (Yogyakarta: Kanisius, 1998).23

Aya Susanti, Feminisme Radikal, Studi Kritis Alkitabiah (Bandung: Yayasan Kalam Hidup, 2008)

Bakker Anton, Identifikasi Tubuh Degan Badan (Yogyakarta: IKIP Sanata Dharma, 1991)

Fakih, Analisis Gender dan Transformasi Sosial, (Yogyakarta: pustaka belajar: 2013)

Imam Gunawan, metode penelitian kualitatif, Teori dan Praktik (Jakarta: umi Aksara, 2013).

Iris Marion Young, Inclusion and Democracy (Oxford: Oxford University Press, 2000)

John Abraham Christiaan dan Stefanus Dully, “Teologi Feminisme dan Pengaruhnya terhadap Pemahaman Iman Kristen dalam Kesetaraan Gender,” Jurnal Salvation 6, no. 1 (Juli 2025): 48–67, https://doi.org/10.56175/salvation.v6i1.56.

Lisa Isherwood & Elizabeth Stuart, Introductions in Feminist Theology: Introducing Body Theology (England: Sheffield Academic Press, 1998), 15-16

Lutfi, A. P. & Wahyuningroem, S. L. 2023. Opresi dan Kuasa Atas Tubuh Perempuan dalam Tradisi Masyarakat Budaya: Studi Kasus Sunat Perempuan di Banten. Jurnal Perempuan, 28(1), hlm. 37–47. https://doi.org/10.34309/jp.v28i1.808

Moh Nazir, Metode Penelitian (Jakarta: Yudhistira, 1985), 67.

S K. Laku, 2021. Ketika Demokrasi Membutuhkan Inklusi. Dekonstruksi, 4(01), hlm. 156 184.https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v4i01.70.

S K. Laku 2024. Tubuh dan Politik: Perspektif Feminis Iris Marion Young. Sapientia Humana: Jurnal Sosial Humaniora, 3(02), hlm. 125–138. https://doi.org/10.26593/jsh.v3i02.7324.

Silvester Kanisius Laku, “Tubuh dan Politik: Perspektif Feminis Iris Marion Young: -,” Sapientia Humana: Jurnal Sosial Humaniora 3, no. 02 (Januari 2024): 125–38, https://doi.org/10.26593/jsh.v3i02.7324.

Sylvester Kanisius Laku, “Ketika Demokrasi Membutuhkan Inklusi,” Dekonstruksi 4, no. 01 (Oktober 2021): 156–84, https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v4i01.70.

Downloads

Published

2026-09-29

How to Cite

Teologi Feminisme sebagai upaya untuk memerdekakan tentang reprsesi stigma berpakaian wanita di jemaat GMIM Mawumalondo Madidir. (2026). PASOLO: Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Kristen, 3(2), 88-97. https://doi.org/10.70420/pasolo.v3i2.299

Similar Articles

1-10 of 18

You may also start an advanced similarity search for this article.