Relasi Manusia dan Alam sebagai Dasar Ekoteologi Jemaat GMIM Nazareth dalam Perspektif Emanuel Gerrit Singgih
DOI:
https://doi.org/10.70420/pasolo.v3i2.305Keywords:
Ekoteologi, Emanuel Gerrit Singgih, Relasi Manusia dan Alam, Antroposentrisme, Penatalayanan CiptaanAbstract
Relasi manusia dan alam merupakan bagian penting dalam iman Kristen karena alam dipahami sebagai ciptaan Allah yang dipercayakan kepada manusia untuk dipelihara. Penelitian ini bertujuan menganalisis relasi manusia dan alam sebagai dasar ekoteologi Jemaat GMIM Nazareth Teling Tingkulu dalam perspektif Emanuel Gerrit Singgih. Kajian teoretik berfokus pada empat pokok pemikiran Singgih, yaitu alam sebagai ciptaan Allah, kritik terhadap antroposentrisme, manusia sebagai penatalayan ciptaan, dan ekoteologi sebagai praktik iman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif naturalistik dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jemaat telah memahami pentingnya menjaga alam sebagai ciptaan Allah dan memiliki semangat gotong royong dalam kehidupan bergereja. Namun, pemahaman tersebut belum sepenuhnya diwujudkan dalam praktik ekologis yang berkelanjutan. Penggunaan bambu dan kayu sebagai bahan dekorasi masih dilakukan tanpa diimbangi penanaman kembali, sementara pemilahan sampah dan pengelolaan bahan dekorasi belum optimal. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman iman dan praktik ekologis. Penelitian menyimpulkan bahwa pemikiran Emanuel Gerrit Singgih relevan sebagai dasar pengembangan ekoteologi jemaat melalui penguatan tanggung jawab manusia sebagai penatalayan ciptaan dan penerapan tindakan nyata dalam pemeliharaan lingkungan sebagai bagian dari praktik iman.
References
Aritonang, J. S. (Ed.). (2018). Teologi-teologi kontemporer. BPK Gunung Mulia.
Borrong, R. P. (1999). Etika bumi baru: Akses etika dalam pengelolaan lingkungan hidup. BPK Gunung Mulia.
Budiman, S., & Laukapitang, Y. D. A. (2024). Pelayanan pastoral berbasis ekologi sebagai upaya pelestarian lingkungan hidup. SOPHIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 5(2), 82–96. https://doi.org/10.34307/sophia.v5i2.233
Cahyono, D. B. (2021). Eko-teologi John Calvin: Dasar kekristenan dalam tindakan ekologi (Sebuah respon kekristenan terhadap tindakan ekologi). Diegesis: Jurnal Teologi, 6(2), 72–88. https://doi.org/10.46933/DGS.vol6i272-88
Faizah, U. (2020). Etika lingkungan dan aplikasinya dalam pendidikan menurut perspektif aksiologi. Jurnal Filsafat Indonesia, 3(1), 14. https://doi.org/10.23887/jfi.v3i1.22446
Knitter, P. F. (2008). Satu bumi banyak agama: Dialog multi agama dan tanggung jawab global. BPK Gunung Mulia.
Moniaga, R., & Tarumingi, D. A. (2026). Gereja dan krisis sampah: Tanggung jawab ekologis Kristen dalam pengelolaan sampah. EKKLESIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 4(2), 95. https://doi.org/10.63576/ekklesia.v4i2.186
Nazir, M. (1985). Metode penelitian. Yudhistira.
Pasaribu, J., Tambunan, E., Marisi, C. G., Lahagu, A., & Prasetya, D. S. B. (2025). Lingkungan dan iman: Edukasi deep ecology dalam perspektif ekoteologi di GBI My Home Tanjung Uban. Journal of Society Empowerment Publications, 2(1), 35–47. https://doi.org/10.69668/josep.v2i1.77
Rae, M. (2006). To render praise: Humanity in God’s world. In R. J. Berry (Ed.), Environmental stewardship (pp. 291–303). T&T Clark.
Riska. (2024). Ekoteologi Kristen: Teologi penciptaan dan tanggung jawab terhadap lingkungan. HUMANITIS: Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis, 2(9), 1061–1073. https://ecosemica.net/index.php/HUMANITIS/article/view/600
Singgih, E. G. (2021). Pengantar teologi ekologi. Kanisius.
Sugiyono. (2011). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.
Tampubolon, Y. H., Sihombing, A. F., Prianto, R., & Hia, O. (2021). Peduli kemanusiaan dan keutuhan ciptaan: Melacak pesan penatalayanan ciptaan di era pandemi. KURIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 7(2), 413. https://doi.org/10.30995/kur.v7i2.249
Tidball, D. J. (2020). Teologi penggembalaan: Suatu pengantar. Yayasan Penerbit Gandum Mas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
.jpg)
.png)
.png)










