Mapalus Sebagai Model Pendampingan Pastoral  Bagi Keluarga Berduka Di Minahasa

Authors

  • Evalien Dina Yuditraida Turangan Universitas Kristen Indonesia Tomohon Author
  • Marhaeni Mawuntu Universitas Kristen Indonesia Tomohon Author
  • Jacob Terry Universitas Kristen Indonesia Tomohon Author

DOI:

https://doi.org/10.70420/padamara.v2i2.94

Keywords:

Mapalus, pastoral, kedukaan, budaya Minahasa.

Abstract

This paper explores Mapalus as a model of pastoral care, particularly within the Minahasan community and its approach to supporting grieving families. Mapalus, a traditional system of mutual cooperation, embodies deep values of solidarity, love, collaboration, and communal responsibility. These values resonate with the principles of contextual and participatory pastoral ministry. Pastoral accompaniment in the Mapalus tradition is not limited to physical assistance but extends to emotional and spiritual support through shared presence and collective involvement during times of mourning. The theological reflection in this study highlights the need to develop a pastoral theology rooted in local cultural values as a form of inculturation of the Christian faith into Indonesian social life. Thus, Mapalus offers a relevant and applicable pastoral paradigm for strengthening congregational life and promoting contextual ministry within the church.

References

Abednego. “Pelayanan Pastoral Terhadap Orang yang Berdukacita Karena Kematian Kerabat yang Dikasihi.” Makarios: Jurnal Teologi Kontekstual 3, no. 2 (2024): 100–112.

Clinebell, Howard. Tipe-Tipe Dasar Pendampingan dan Konseling Pastoral. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1999.

Engel, Jacob. Pastoral dan Kebutuhan Dasar Konseling. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

La Mansi. “Fungsi dan Peran Tradisi Mapalus dalam Masyarakat Minahasa.” Al-Qalam 25, no. 1 (2018): 87–96.

Lumentut, M.A. “Mapalus dan Pelayanan Gereja: Studi Kontekstual tentang Solidaritas Sosial dalam Masyarakat Minahasa.” Jurnal Teologi Kontekstual 8, no. 2 (2015): 101–115.

Mambu, J.W. “Kontekstualisasi Pendampingan Pastoral dalam Budaya Lokal.” Jurnal Teologi dan Pelayanan 14, no. 2 (2018): 33–47.

Moniung, Frangky. “Revitalisasi Nilai Mapalus di Era Modernisasi.” Jurnal Antropologi Indonesia 34, no. 1 (2013): 45–56.

Priastana, I Ketut, Joni Haryanto, dan Suprajitno. “Peran Dukungan Sosial Keluarga terhadap Berduka Kronis pada Lansia yang Mengalami Kehilangan Pasangan dalam Budaya Pakurenan.” Indonesian Journal of Health Research 1 (2018): 22.

Rantung, F.J. “Mapalus sebagai Bentuk Solidaritas Sosial dalam Budaya Minahasa.” Jurnal Sosial dan Budaya 12, no. 1 (2016): 45–56.

Runtuwene, Grace. Relasi Sosial Masyarakat Minahasa dalam Budaya Mapalus. Tesis, Sekolah Tinggi Filsafat Theologi Jakarta, 2010.

Senduk, R.S. “Budaya Mapalus dan Relevansinya dalam Pastoral Kontekstual.” Jurnal Budaya dan Teologi 5, no. 1 (2020): 21–35.

Senduk, Y.R. “Pendekatan Pastoral Kontekstual dalam Budaya Lokal: Studi Kasus Mapalus Minahasa.” Jurnal Ilmu Teologi 5, no. 1 (2018): 85–90.

Sondakh, Tabita K., dan Evalien D. Y. Turangan. “Pendampingan Pastoral Keindonesiaan untuk Keluarga Berduka Berbasis Budaya Mapalus di Jemaat GMIM Imanuel Pinabetengan.” Educatio Christi 6, no. 1 (2025): 55–66.

Sumakul, G. Teologi Kontekstual di Indonesia: Tantangan dan Peluang dalam Masyarakat Multikultural. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.

Sumakul, J.E. Kebudayaan Minahasa dan Tantangan Zaman Modern. Manado: Universitas Sam Ratulangi Press, 2004.

Van. Pendampingan Pastoral. (Informasi lengkap tentang penulis dan penerbit tidak tersedia).

Wenas, E. Kearifan Lokal dalam Liturgi Kontekstual Gereja Minahasa. Tomohon: STT GMIM, 2012.

Wenas, J.A. Manusia dan Kebudayaan di Minahasa. Manado: CV. Pustaka Pelita, 2007.

Wullur, Y.A. “Kematian dalam Perspektif Budaya Minahasa: Antara Beban Sosial dan Makna Rohani.” Jurnal Teologi Kontekstual 7, no. 2 (2018): 88–100.

Amalo, Y. (2018). Pelestarian Tradisi Lisan Natoni dalam Masyarakat Dawan di Timor Tengah Selatan. Jurnal Ilmu Budaya, 5(2), 123-135. https://doi.org/xxxx/xxxx

Benu, F. L. (2017). Bahasa dan Budaya dalam Tuturan Adat Masyarakat Dawan Timor. Kupang: Universitas Nusa Cendana Press.

Kleden-Probonegoro, N. (2004). Tradisi Lisan di Nusa Tenggara Timur: Telaah Struktur dan Fungsi Sosialnya. Jakarta: Balai Pustaka.

Manek, V. T. (2020). Eksistensi dan Transformasi Natoni dalam Masyarakat Timor Tengah Selatan. Jurnal Antropologi Indonesia, 41(1), 55-70. https://doi.org/xxxx/xxxx

Taek, A. (2019). Peran Natoni dalam Upacara Adat Perkawinan Masyarakat Timor Tengah Selatan. Jurnal Kebudayaan Nusantara, 3(1), 45-60.

Undana, F. (2016). Bahasa Dawan sebagai Identitas Budaya di Nusa Tenggara Timur. Kupang: Pustaka NTT.

Downloads

Published

2025-08-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Mapalus Sebagai Model Pendampingan Pastoral  Bagi Keluarga Berduka Di Minahasa. (2025). PADAMARA: Jurnal Psikologi Dan Sosial Budaya, 2(2), 38-45. https://doi.org/10.70420/padamara.v2i2.94