Peran Dukungan Sosial Terhadap Resiliensi Remaja Di Panti Asuhan  Jakarta: Studi Asosiatif Pada Remaja Dengan Pengasuhan  Alternatif

Authors

DOI:

https://doi.org/10.70420/padamara.v3i2.313

Keywords:

Dukungan Sosial, Resiliensi, Remaja , Panti Asuhan

Abstract

Remaja yang tinggal di panti asuhan menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan perkembangan yang kompleks, termasuk kehilangan pengasuhan orang tua, keterbatasan ekonomi keluarga, penyesuaian lingkungan baru, serta tuntutan sosial dan akademik. Tantangan-tantangan ini menuntut mereka memiliki kapasitas resiliensi yang memadai agar dapat bertahan dan bangkit dari kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dukungan sosial terhadap resiliensi pada remaja di panti asuhan Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 74 remaja yang tinggal di panti asuhan di Jakarta, dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi berusia 12–18 tahun, menetap sekurang-kurangnya satu tahun di panti asuhan, dan masih memiliki keluarga di luar panti asuhan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan alat ukur Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) yang terdiri dari 12 item (alpha = 0,776) dan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) versi 10 item (alpha = 0,780). Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear sederhana. Hasil analisis regresi menunjukkan adanya peran positif dan signifikan dukungan sosial terhadap resiliensi remaja panti asuhan di Jakarta (p = 0,000 < 0,05; β = 0,453 atau koefisien B = 0,452, dengan persamaan regresi Y = 18,002 + 0,452 X). Nilai R-squared sebesar 0,174 menunjukkan bahwa dukungan sosial memberikan kontribusi efektif sebesar 17,4% terhadap pembentukan resiliensi remaja panti asuhan, sedangkan 82,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan sosial, khususnya dari pengasuh (significant other) dan teman sebaya, dalam memperkuat daya adaptasi psikologis remaja di panti asuhan. Pihak panti asuhan disarankan untuk menyediakan program pendampingan kelompok secara terstruktur dan sesi konseling rutin bulanan guna memfasilitasi komunikasi emosional yang bermakna bagi remaja.

References

Agustin. (2023). Disfungsi orang tua dalam pembentukan pendidikan dan kemandirian anak di lingkungan Cidunak Kota Cilegon. Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 9(1), 18-29.

Auliya, N. P. D., & Eva, N. (2025). Dukungan sosial dan resiliensi remaja yang mengalami kesulitan hidup: Systematic literature review using big data analysis. Jurnal Psikologi, 2(2), 1–12. https://doi.org/10.47134/pjp.v2i2.3545

Aziz, A. N., Rahmatullah, A. S., & Khilmiyah, A. (2023). Peran self-compassion terhadap penguatan kesehatan mental remaja di panti asuhan. Jurnal Psikologi: Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 10(2), 330–350. https://doi.org/10.35891/jip.v10i2.3727

Azwar, S. (2025). Metode Penelitian Psikologi (Edisi ke-3). Pustaka Pelajar.

Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta. (2021). Jumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial Menurut Kabupaten atau Kota dan Jenisnya di Provinsi DKI Jakarta 2021. BPS.

Bowlby, J. (1982). Attachment and loss: Vol. 1. Attachment (2nd ed.). Basic Books.

Cicek, I. (2021). Effect of hope on resilience in adolescents: Social support and social connectedness as mediators. Journal of Positive School Psychology, 5(2), 136–147. https://doi.org/10.47602/jpsp.v5i2.283

Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357. https://doi.org/10.1037/0033-2909.98.2.310

Connor, K. M., & Davidson, J. R. (2003). Development of a new resilience scale: The Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC). Depression and Anxiety, 18(2), 76–82. https://doi.org/10.1002/da.10113

Dewanto, S., & Noviekayati, I. (2025). Gambaran tend and befriend dalam menghadapi stress: Sebuah studi literatur. Psycho Aksara: Jurnal Psikologi, 3(1), 77–83. https://doi.org/10.28926/pyschoaksara.v3i1.1675

Erikson, E. H. (1994). Identity and the life cycle. W. W. Norton & Company.

Eva, N., Shanti, P., Hidayah, N., & Bisri, M. (2020). Pengaruh dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis mahasiswa dengan religiusitas sebagai moderator. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 5(3), 122–131. https://doi.org/10.17977/um001v5i32020p122

Febriani, S. P. (2023). Resiliensi anak yang memiliki orang tua narapidana. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 4(2), 89-98.

Fernandos, A., Pramono, W., & Jendrius. (2024). Layanan sosial dan pemenuhan hak anak: Studi di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al-Hidayah. Jurnal Administrasi Publik dan Pemerintahan STISIP Imam Bonjol (SIMBOL), 3(2), 78–89.

Firdaus, A., Afriyenti, L., & Fitriyana, R. (2024). Resiliensi ditinjau dari gender pada anggota resimen mahasiswa di Kota Bekasi. Social Philanthropic: Jurnal Kajian Ilmu Sosial dan Psikologi, 2(2), 41–46.

Gina, F., & Fitriani, Y. (2022). Validasi 10-item Connor-Davidson Resilience Scale (10-Item CD-RISC) pada ibu bekerja. Jurnal Mitra Pendidikan (JMP Online), 6(1), 49–57.

Hidayat, D. R., Syswianti, D., & Putri, A. S. (2024). Kondisi kesejahteraan secara psikologis pada remaja yang tinggal di panti asuhan Garut. Jurnal Kesehatan Al-Irsyad, 17(1), 126–132.

Hidayati, L., Amanda, R., Samara, S., Agustin, Y., & Sukatin. (2023). Pengaruh dukungan sosial terhadap kesejahteraan subjektif pada siswa. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (Jupendis), 1(3), 177–185.

Hikmah, Y. M., & Atika, T. (2025). Sikap anak terhadap pola asuh di panti asuhan Pelangi Kasih Medan Helvetia. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(2), 112-121.

Hurlock, E. B. (1980). Developmental psychology: A life-span approach (5th ed.). McGraw-Hill.

Irwan. (2017). Etika dan Perilaku Kesehatan. CV. Absolute Media.

Karya, D. S. (2022). Resiliensi remaja di tengah tantangan psikososial: Peran faktor pelindung. Jurnal Psikologi Sosial, 20(2), 145-156.

Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2021). Perlindungan dan Dukungan Sosial bagi Anak Yatim, Piatu, dan Yatim Piatu di Indonesia. Kemensos RI.

Lasamahu, F. Z., Astikasari, H., & Murti, S. (2021). Social support and resilience among adolescents in orphanages. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 11(3), 759–769.

Luthar, S. S., Crossman, E. J., & Small, P. J. (2015). Historical overview of childhood: Individual attributes, malleability within contexts. Handbook of Child Psychology and Developmental Science (7th ed., Vol. 4, pp. 1–40). John Wiley & Sons. https://doi.org/10.1002/9781118963418.childpsy421

Masten, A. S. (2001). Ordinary magic: Resilience processes in development. American Psychologist, 56(3), 227–238. https://doi.org/10.1037/0003-066X.56.3.227

Matondang, A., Astuti, R., Rokan, M., Dewi, S., & Andinata, M. (2024). Peran dukungan sosial terhadap trauma broken home pada anak. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 450-459.

Nisa, A. (2024). Strategi peningkatan resiliensi remaja melalui dukungan sosial teman sebaya. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 2(12), 1190–1195. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index

Nisai, H., & Santoso, M. B. (2023). Peran orang tua dalam mendukung keberfungsian sosial remaja. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 3(3), 131–139. https://doi.org/10.24198/jppm.v3i3.49584

Pratiwi, I. P. D. A. (2024). Harga diri, dukungan sosial, dan resiliensi pada remaja yatim dan piatu. Journal of Social and Economics Research, 6(1), 688–697. https://doi.org/10.54783/jser.v6i1.244

Rahmatika, L., & Yudhawati, D. (2024). Peran dukungan sosial terhadap resiliensi remaja yang tinggal di panti asuhan. Jurnal Psikologi Sosial-Perkembangan, 12(2), 101-110.

Ramadhyani, A., & Wahyudi, H. (2022). Hubungan persepsi dukungan sosial dengan resiliensi anak & remaja Indonesia selama pandemi COVID-19. Bandung Conference Series: Psychology Science, 2(1), 302–309. https://doi.org/10.29313/bcsps.v2i1.1042

Rutter, M. (1987). Psychosocial resilience and protective mechanisms. American Journal of Orthopsychiatry, 57(3), 316-331. https://doi.org/10.1111/j.1939-0025.1987.tb03541.x

Safitri, N., & Munawaroh, E. (2022). Effect of self compassion and social support on youth resilience orphanage in Gunungpati District. JBKI (Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia), 7(2), 120-129.

Sahir, S. H. (2023). Metodologi Penelitian. Kredo Press.

Santrock, J. W. (2020). Life-span development (18th ed.). McGraw-Hill Education.

Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2017). Health psychology: Biopsychosocial interactions (9th ed.). John Wiley & Sons.

Silalahi, F., & Husna, A. (2023). Hubungan dukungan sosial dengan kebermaknaan hidup remaja panti asuhan Ade Irma Suryani Nasution. Jurnal Sains dan Teknologi, 5(1), 45–50. http://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/saintek/article/view/1319

Sokol, J. (2009). Identity development throughout the lifetime: An examination of Eriksonian theory. Graduate Journal of Counseling Psychology, 1(2), 139–148. http://epublications.marquette.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1030&context=gjcp

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi Kedua). Alfabeta.

Sutherland, S. C., Shannon, H. S., Ayuku, D., Streiner, D. L., Saarela, O., Atwoli, L., & Braitstein, P. (2022a). The relationships between resilience, care environment, and social-psychological factors in orphaned and separated adolescents in Western Kenya. Vulnerable Children and Youth Studies, 17(2), 165–179. https://doi.org/10.1080/17450128.2022.2067381

Ungar, M. (2011). The social ecology of resilience: Addressing contextual and cultural variation of a multifaceted construct. American Journal of Orthopsychiatry, 81(1), 1-17. https://doi.org/10.1111/j.1939-0025.2010.01071.x

Wahidati, L., & Nisa, A. (2024). Peran dukungan sosial dalam menangani stress pada remaja. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 2(12), 1190–1195. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/index

Wijaya, N. A., & Yusri, F. (2024). Peran pengasuh dalam meningkatkan kemampuan diri anak untuk mengontrol kemandirian diri di panti asuhan Hanifah III Kampung. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 2(2), 48–54. https://doi.org/10.59246/aladalah.v2i2.782

Zain. (2019). Harapan Ditinjau Dari Dukungan Sosial Pada Remaja Awal. Universitas Esa Unggul.

Zimet, G. D., Dahlem, N. W., Zimet, S. G., & Farley, G. K. (1988). The Multidimensional Scale of Perceived Social Support. Journal of Personality Assessment, 52(1), 30–41. https://doi.org/10.1207/s15327752jpa5201_2

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Peran Dukungan Sosial Terhadap Resiliensi Remaja Di Panti Asuhan  Jakarta: Studi Asosiatif Pada Remaja Dengan Pengasuhan  Alternatif. (2026). PADAMARA: Jurnal Psikologi Dan Sosial Budaya, 3(2), 57-72. https://doi.org/10.70420/padamara.v3i2.313