"Merawat Luka, Meneguhkan Pengharapan: Integrasi Nilai-Nilai Rambu Solo’ dalam Pendampingan Pastoral Duka Komunal".
DOI:
https://doi.org/10.70420/padamara.v3i2.295Keywords:
Communal Grief, Pastoral Care, Rambu Solo, Contextual Theology, Local WisdomAbstract
Kematian di dalam tatanan masyarakat komunal merupakan krisis eksistensial yang mengguncang stabilitas sosial dan spiritual, sehingga menuntut model pendampingan pastoral yang melampaui batas-batas pendekatan individualistik konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan model integrasi nilai-nilai kebudayaan Rambu Solo’ ke dalam praksis pendampingan pastoral duka komunal di Toraja. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-fenomenologis serta metode studi kepustakaan, kajian ini mengeksplorasi literatur teologi pastoral, psikologi trauma, dan dokumen etnografi kultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Rambu Solo’ bukan sekadar seremonial pemakaman, melainkan sistem dukungan sosial berbasis komunitas yang sarat dengan nilai gotong royong melalui prinsip misa’ kada di potuo pantan kada di pomate, praktik ma’pasandaran, dan katarsis kolektif melalui syair ratapan tradisional. Nilai-nilai luhur tersebut memiliki titik singgung yang kuat dengan etika kasih kristen dan teologi diakonia transformatif. Sintesis integratif yang ditawarkan melalui model pendampingan pastoral berbasis Rambu Solo’ memadukan kehadiran komunal, validasi emosi kolektif, pemurnian makna ritual, dan peneguhan pengharapan eskatologis di dalam Kristus. Model ini menjembatani jurang pemisah antara iman dan budaya, memberdayakan lembaga adat Tongkonan, serta menghadirkan pemulihan holistik bagi penyintas duka komunal.
References
Balawo, M., & Tarante, J. (2024). Teologi kultural dan dinamika ritual adat dalam masyarakat Toraja. Jurnal Teologi Kontekstual Indonesia, 5(2), 210–222. https://doi.org/10.33475/jtki.v5i2.152
Firmansah, D., & Adi, S. (2025). Rekonstruksi pelayanan pastoral di tengah trauma kolektif masyarakat adat. Jurnal Pastoralia Teologika, 7(1), 15–30. https://doi.org/10.46445/jpt.v7i1.341
Lumbaa, A., Rante, M., & Pasulu, Y. (2023). Sistem dukungan sosial berbasis kearifan lokal Tongkonan dalam pemulihan duka. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 4(3), 4845–4860. https://doi.org/10.14421/jisa.v4i3.1890
Novita, R., Simanjuntak, H., & Tambunan, E. (2024). Pendekatan holistik dalam konseling pastoral menghadapi duka komunal. Jurnal Teologi dan Pelayanan. 6(2), 212–225. https://doi.org/10.5281/zenodo.7891234
Oroh, J., Tangirerung, S., & Mampuk, A. (2023). Inkulturasasi iman dan teologi diakonia dalam tradisi lokal Nusantara. Jurnal Teologi Berita Hidup, 6(1), 10–24. https://doi.org/10.38189/jtbh.v6i1.298
Patora, Y. (2024). Membedah anatomi duka komunal dan implikasinya bagi pelayanan gereja masa kini. Jurnal Shalon, 3(1), 42–56. https://doi.org/10.55606/shalon.v3i1.512
Ristal, D., Pakiding, L., & Saranga, D. (2023). Makna teologis Rambu Solo’ sebagai sarana pemulihan psikososial keluarga duka. Jurnal Jaffray, 21(2), 4848–4862. https://doi.org/10.25278/jj.v21i2.712
Salurante, T. (2020). Teologi pastoral kontekstual: Menjawab tantangan duka di tengah masyarakat adat. Jurnal Kependetaan dan Teologi, 2(1), 25–38. https://doi.org/10.36456/jkt.v2i1.2145
Sampe, S. (2020). Peran kepemimpinan adat dan gereja dalam mitigasi trauma kolektif masyarakat Toraja. Jurnal Ilmiah Wahana Teologi, 8(2), 27–40. https://doi.org/10.5678/jiwt.v8i2.441
Tari, E. (2019). Konseling pastoral bagi orang yang berduka dalam perspektif teologi pastoral. Dunamis: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 4(1), 95–106. https://doi.org/10.30648/dun.v4i1.215
Totok, S. (2021). Pastoral duka: Menemani umat dalam badai penderitaan dan kehilangan. Jurnal Teologi Praktika, 3(2), 110–122. https://doi.org/10.47859/jtp.v3i2.178
Wahyunis, D. (2022). Estetika, makna, dan fungsi sosial ritual Rambu Solo’ di Tana Toraja. Jurnal Budaya dan Etnografi Nusantara, 1(2), 44–55. https://doi.org/10.31219/osf.io/jkb98
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













